Profil Blog

Apa, Mengapa dan Bagaimana Pelayanan Kristen Reformed?

Apa itu Pelayanan Kristen Reformed?

Bagi Orang yang Belum Percaya

Sudah menjadi tugas bagi setiap orang percaya untuk menjadi pemberita Injil, untuk itu pelayanan ini memiliki tugas utama bagi pekabaran Injil agar orang-orang yang belum percaya dan mengenal Tuhan dapat mengenal dan percaya pada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat,

Bagi Orang yang Sudah Percaya 

Pelayanan Kristen Reformed merupakan pelayanan untuk membuat orang Kristen berpikir, dan pemikir menjadi Kristen. Pelayanan ini akan berfokus untuk memperdalam pemahaman orang Kristen mengenai teologi Kristen khususnya tradisi teologi Reformed. Diharapkan pemahaman yang bertumbuh mengenai teologi Kristen akan membawa dampak bagi pelayanan Gereja dan dunia. 

Mengapa Pelayanan Kristen Reformed?

Implementasi Amanat Agung

Penulis percaya, seperti yang Alkitab sampaikan dalam amanat agung Tuhan Yesus Kristus (Mat. 28:19-20), orang Kristen perlu dimuridkan terlebih dahulu sebelum dapat memuridkan orang-orang tidak percaya di segala-bangsa. Pemuridan ini pun tentunya berbicara tentang belajar, menggunakan akal budi manusia dalam belajar mengenai Tuhan dan kehendak-Nya.

Ekspresi Kasih

Allah sendiri memerintahkan orang percaya bukan hanya mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan jiwa kita, tapi juga dengan akal budi kita (Mat. 22:37). Oleh karena itu, anti-intelectualism (sikap tidak mau belajar) seharusnya tidak mendapatkan tempat dalam kehidupan orang percaya.

        Sarana Keselamatan

Tanpa pengetahuan tentang Injil dan Firman-Nya tidak mungkin seseorang dapat diselamatkan dari dosa dan maut. Bagaimana mungkin seseorang dapat mengaku percaya pada Yesus namun tidak pernah mengetahui siapa itu Yesus? Alkitab mengatakan dengan jelas bahwa kehidupan yang kekal ialah ketika kita mengenal Bapa sebagai satu-satu-Nya Allah yang benar dan Yesus Kristus yang diutus oleh Allah (Yoh. 17:3). Oleh karena itu pelayanan ini sangat penting sebab difokuskan untuk membuat orang yang tidak mengenal Tuhan dapat mengenal Tuhan dan percaya kepada-Nya. 

Bagaimana Pelayanan Kristen Reformed?

Berpusat pada Alkitab

Pelayanan ini takluk di bawah Kristus dan Firman-Nya (2 Kor. 10:5). Pribadi dan perkataan-Nya tidak bisa dipisahkan,  oleh karena itu pelayanan ini akan berusaha untuk mendasarkan setiap tulisan pada Alkitab yang merupakan perkataan Allah yang inffalible dan innerant (1 Tim. 3:16, 2. Pet 1:21). Pelayanan ini mengakui anugerah Allah dalam wahyu umum dan anugerah umum sehingga membuat "kebijaksanaan sekuler" mendapatkan tempat untuk pelayanan ini selama tidak bertentangan dengan Alkitab (Mzm. 19:2, Rom. 1:19-20, 2:14-15).

Merujuk pada Credo Eikumenis dan Konfesi Reformed

Orang percaya tidak hanya terdiri pada satu tempat pada masa tertentu dalam sejarah, melainkan keseluruhan orang-orang yang dipilih oleh Allah di dalam Kristus di segala zaman dan tempat. Untuk itu, sebagai bagian dari Gereja yang kudus, am dan rasuli. Pelayanan ini merujuk pada teologi yang sudah dirumuskan, ditetapkan dan dipertahankan dalam sejarah Gereja dalam melawan berbagai bentuk rupa-rupa angin pengajaran yang dapat menyesatkan jemaat. Ortodoksi ajaran pelayanan ini "dipagari" ajarannya melalui credo-credo eikumenis seperti credo Rasuli, Nicea-Konstantinopel dan Athanasius. Artinya setiap tulisan dalam pelayanan ini tidaklah boleh bertentangan dengan pokok-pokok teologi esensial seperti ajaran Tritunggal (1 Hakikat, 3 Pribadi setara yang berbeda) dan Kristologi Yesus Kristus (2 Hakikat 1 Pribadi secara utuh).

Selain itu, sebagai pelayanan yang dilahirkan dari tradisi teologi Reformed/Calvinisme maka pelayanan ini akan merujuk pada keunikan tradisi teologi Reformed yang God-centered dan Bible-centered. Pelayanan ini percaya bahwa kebenaran Alkitab diaplikasikan secara konsisten, sistematis dan holistik dalam tradisi teologi Reformed. 

Dogmatis dan Apologetis 

Dogmatis berarti pelayanan ini akan berfokus pada tulisan-tulisan mengenai pokok-pokok teologi yang telah dirumuskan dalam pengakuan-pengakuan iman misalnya tentang Alkitab, Allah, manusia, Yesus Kristus, keselamatan, Roh Kudus, Gereja dan akhir zaman. Dogmatis juga berarti tulisan-tulisan ini akan dipaparkan secara sistematis dengan mengacu pada karya-karya teologi sistematika baik dalam bentuk pengakuan iman  maupun karya-karya individual seperti Institutio John Calvin dan Systematic Theology Louis Berkhof.

Apologetis berarti pelayanan ini berfokus pada tulisan-tulisan yang argumentatif, artinya pelayanan ini akan 'membenturkan' wawasan-wawasan dunia dengan wawasan dunia Kristen mengenai suatu topik tertentu. Pelayanan ini percaya bahwa wawasan-wawasan dunia sekuler (filsafat-filsafat maupun agama-agama dunia) telah dipengaruhi oleh dosa sehingga tidak bisa membawa kita pada kebenaran yang sejati bahkan menentangnya, yaitu kebenaran Allah (Kol. 2:8), untuk itu diperlukan suatu "filsafat Kristen" yang bertolak dari Alkitab dalam membekali setiap orang percaya dalam mempertanggung-jawabkan imannya. 

Relevan dan Konstekstual

Pelayanan ini hadir di tengah-tengah dunia yang konkret dengan konteksnya masing-masing. Tantangan iman yang dihadapi oleh orang Kristen di dunia barat (eropa maupun amerika) pasti berbeda dengan yang dihadapi oleh orang Kristen di asia. Sekalipun globalisasi membuat  perbedaan budaya menjadi lebih 'tipis' namun bukan berarti setiap kebudayaan masyarakat menjadi identik. Diperlukan pelayanan yang menyentuh kehidupan masyarakat sesuai dengan realitas yang terjadi di tengah-tengah mereka. Oleh karena itu, pelayanan ini juga akan membahas isu-isu terkini yang relevan baik dalam skala global, Indonesia bahkan dalam lingkup tanah Minahasa.

Praktikal 

Pada akhirnya, pelayanan ini akan menantang setiap pembaca dan penulis untuk bukan sekedar berpikir namun juga bertindak. Sekalipun Yesus menghabiskan 30 tahun untuk belajar dalam pendidikan Yahudi, namun tujuan-Nya bukan untuk itu melainkan untuk mati bagi dosa manusia. Yesus bukan sekedar 'filsuf' yang membawa ajaran-Nya sendiri malainkan seorang 'pekerja' bagi dunia. 

Pembaca dan penulis diharapkan untuk menerapkan apa yang telah dipelajari baik untuk pelayanan rohani maupun pelayanan 'sekuler' untuk menyatakan kerajaan Allah di tengah-tengah dunia yang terhilang oleh dosa.  

 

 


Posting Komentar

0 Komentar